![]() |
Rumahku Surgaku,...
Kalimat Pendek dan Sederhana, sarat makna juga penuh Motivasi dan Inspirasi ini membangunkan kita untuk memiliki Rumah Impian.
Rumah Impian tidak
selamanya harus besar dengan peralatan lux dan lengkap, melainkan bisa bermakna
rumah mungil yang tertata rapi dan penuh dengan perhitungan serta proporsional
dalam pengaturannya. Mungkin kita pernah melihat sebuah rumah walaupun kecil namun
terasa sangat menyenangkan dan luas ataupun rumah besar namun dijejali dengan
perabotan sehingga terasa sumpek.
![]() |
Semua itu tergantung
dari bagaimana kita sewaktu memulai membangun rumah itu sendiri.
Berikut beberapa
aturan Islami yang perlu diperhatikan ketika mulai mendesain Rumah Islami
dengan senantiasa memperhatikan faktor lingkungannya yang disharing dari
Majalah Nikah.
Rumah ibarat cermin penghuninya
Rumah adalah cermin bagi penghuninya. Bagi mereka yang
menyukai kebersihan, maka akan tampak keadaan rumahnya selalu bersih. Bagi
mereka yang suka seni dan keindahan, maka akan tampak bangunan rumahnya
berarsitektur indah dan dikelilingi oleh aneka rupa bunga dan ornamen-ornamen
lain yang bernilai seni dan keindahan. Demikian juga bagi mereka yang mempunya
ghirah Islam dan mencintai sunnah, maka akan tampak desain dan ornamen-ornamen
rumahnya sedikit banyak akan tersentuh corak Islam dan mengikuti gaya sunnah.
Jangan bermegah-megahan
Bagi seorang muslim, janganlah rumah dijadikan wahana
ajang pamer dan gengsi sehingga menjadikan sibuk berlomba-lomba dalam
mempermegah rumah. Janganlah melalaikan dan melupakan berlomba-lomba yang lebih
baik dari itu, yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan dan takwa. Hal ini sebagaimana
firman Allah, 'bermegah-megahan telah melalaikan kamu."
Cara mendesain rumah islami
Walaupun Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam sendiri
tidak memberikan contoh dalam mendesain rumah, tapi dari sunnah-sunnah yang
ada, hendaknya itu dijadikan acuan/pegangan kita dalam membuat dan mendesain
sebuah rumah.
Diantara hal-hal yang harus diperhatikan adalah:
1. Tidak perlu meminta petunjuk dari orang
pintar/paranormal untuk menentukan hari dan tanggal yang baik dalam membuat
rumah karena semua hari dan tanggal itu baik disisi Allah. Mempercayai hal-hal
yang berbau takhayul bisa membuat kita jatuh dalam perbuatan syirik.
2. Karena rumah adalah kehormatan dan rahasia, maka
jangan membuat rumah yang banyak kaca tembus pandangnya hingga memungkinkan
orang luar bisa melihat ke dalam rumah kita. Hal ini untuk menjaga rahasia dan
aurat keluarga kita.
3. Akan lebih baik jika kita membuat rumah dengan kamar
yang banyak sehingga kita bisa memisahkan kamar anak laki-laki dan perempuan.
Juga jika sewaktu-waktu ada tamu yang ingin bermalam, kita bisa membantunya menyediakan
kamar. Tapi hendaknya kamar untuk tamu terpisah dari ruang keluarga sehingga
tidak memungkinkan tamu bisa melihat dengan bebas ruang keluarga.
4. WC atau toilet hendaknya dibuat tidak
menghadap/membelakangi kiblat karena ada larangan Rasulullah shalallahu'alaihi
wasallam. Meskipun ada khilaf, jika tertutup dengan bangunan maka
diperbolehkan. tapi untuk kehati-hatian lebih baik menghadap ke arah lain.
5. Jangan meninggikan bangunan, karena itu termasuk tanda-tanda
hari kiamat sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam
ketika ditanya oleh malaikat jibril.
Jadi... rumah yang baik bukanlah rumah mewah yang berarsitektur tinggi dan mahal, tetapi rumah yang didesain dengan sentuhan sunnah nabi. Yang tak kalah penting, jangan lupa membangun keimanan kita agar lebih mantap dan tidak goyah oleh gelombang-gelombang perusak iman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar